Salam
guys…
Kali
ini aku akan membagikan sedikit ilmu tentang fungsi alat di laboratoium. Kalian pasti pernah melihat benda-benda di
laboratorium tapi tidak tahu nama alat dan fungsinya. Kalau kalian penasaran,
tepat sekali kalian mengunjungi blog aku... hihihi
Selamat
membaca…
Alat
di atas namanya autoclave bentuknya
kayak tabung ukuran besar. Terbuat dari besi,
fungsinya untuk mensterilkan alat dan bahan yang menggunakan uap panas. Uap
panasnya bertujuan untuk mematikan kontaminan mikroba dan endospora. Uap air
panas yang digunakan itu bertekanan biasanya
1 atm dengan suhu 121oC selama 15 menit.
Kalau
ini inkubator dengan bentuk seperti
kulkas tapi ukurannya kecil. Alat ini
digunakan untuk menumbuhkan atau mengembangbiakkan mikroba, mempertahankan suhu
dan kelembaban. Memeram atau mengingkubasi mikroba pada kisaran suhu konstan.
Keseringan di pake untuk memeram mikroba pada media padat. Inkubator juga dilengkapi dengan pengatur suhu dan waktu.
Kecil-kecil tapi fungsinya banyak bener yah…
Tidak
kalah canggih, alat ini namanya Microwave
bentuknya agak memanjang. Alat ini punya piringan, ketika alat ini dinyalakan
piringan tersebut akan berputar sehingga membuat bahan menjadi homogen dan
larut. Biasanya, alat ini juga digunakan untuk memanaskan dan mensterilkan
media melalui gelombang elektromagnetik.
Bingung
bener liat kabel-kabelnya… Kalau bentuknya gini, tidak salah lagi pasti Fermentor. Alat paling ribet dan besar
pula tapi fungsinya tak diragukan. Fermentor
merupakan bejana fermentasi aseptis skala lab yang digunakan untuk
memproduksi senyawa pada mikroba, misalnya biofertilizer, biokontrol, biomassa
dll. Kabelnya banyak agar dapat menghubungkan semua alat yang mendukung
aktivitas fermentor. Jadi, jangan resah karena kabelnya karena tanpa kabel-kabel
itu tak ada yang menyatukan mereka ^_^.
Siapa
sangka alat seperti ini dapat meyemburkan api tapi begitulah nyatanya. Alat ini
namanya Bunsen digunakan untuk
menciptakan kondisi steril di sekitar lingkungan tempat melakukan kegiatan
preparasi sampel, penanganan mikroba, dan membengkokkan batang pengaduk menjadi
Hocky stick akibat dari semburan
apinya. Wahh… hebatkan!!
Ose
bulat dan ose lurus digunakan untuk
isolasi mikroba pada media agar tegak dan agar miring dengan metode gores
ataupun tusuk. Bentuknya itu kayak batang L, bedanya pada ose terdapat seperti
jarum pada ujungnya yang berbentuk bulat atau
lurus.
Sekarang kalian sudah tahukan sedikit tentang alat-alat laboratorium. semoga kalian tidak hanya membaca artikelnya tetapi juga memahaminya. Semoga bermanfaat! kalau ada yang belum jelas silahkan komen di bawah....

Makasih juga infonya yg ini..
BalasHapusKalau ketemu alat lab kayak gini nantinya pasti sudah ngak pusing lagi" ini alat namaya apa yaa".??
Hehehe